Pages

Wednesday, 4 October 2017

Adm perkantoran : BAGIAN-BAGIAN SURAT


1.    Kepala Surat/ Kop Surat

Kepala surat atau yang bisa juga disebut dengan kop surat merupakan bagian teratas dalam sebuah surat. Kop surat atau kepala surat merupakan identitas awal dari sebuah surat. Pada umumnya organisasi/badan atau perusahaan mempunyai kertas kop surat yang sudah tercetak, sehingga dalam menyusun surat mereka hanya tinggal mengetikkan isi suratnya saja.
Bagian Kop Surat meliputi hal-hal dibawah ini:
  1. Nama badan/organisasi atau perusahaan
  2. Alamat Lengkap
  3. Logo perusahaan
  4. Nomor telepon, kode pos, alamat email, website
  5. Nama kantor cabang (jika ada)
  6. Jenis usaha
Biasanya setelah penulisan kepala surat atau kop surat terdapat sebuah garis horizontal pemisah yang memisahkan antara kepala surat dengan bagian-bagian surat yang lain seperti tempat dan tanggal pembuatan.
Penulisan kepala surat memang bebas menurut selera dari masing-masing lembaga, akan tetapi untuk surat resmi pemerintah ada aturan baku yang telah digariskan oleh lembaga yang bersangkutan. Aturan baku tersebut antara lain:
1)      Dalam kepala surat harus tercantum: nama lembaga, alamat lembaga, nama kota dimana lembaga itu berada.
2)      Dapat dicantumkan juga logo atau lambang lembaga, nomor telepon, faxcimile, dsb.
3)      Tidak boleh dibuat terlalu besar agar tidak mengganggu keindahan surat.
4)      Penulisan organisasi induk tidak boleh lebih besar dari nama organisasi yang membuat surat.

Kepala surat tersebut dapat dicetak sedemikian rupa demi ke artistikan suatu perusahaan tersebut, adapun fungsi kop surat tersebut adalah sebagai berikut:

1. Sebagai Identitas
Pada kepala surat selalu akan menampilkan identitas perusahaan pengirimnya. Biasanya hal yang paling mencolok adalah bentuk logo perusahaan itu sendiri, dimana logo perusahaan akan berbeda antara satu dengan lainnya. Logo atau lambang tersebut akan menjadi identitas tersendiri bagi perusahaan.

2. Pemberi Informasi
Pada kop surat akan mencantumkan nama perusahaan, logo, bidang usaha, alamat lengkap dengan nomor telepon, email ataupun alamat website perusahaan. Data ini merupakan informasi lengkap bagi konsumen maupun calon konsumen yang ingin berhubungan dengan perusahaan.

3. Alat Promosi
Dengan melihat informasi yang terdapat dalam kop surat baik alamat, lambang, atau jenis usaha yang dijalaninya maka hal ini sebenarnya berfungsi sebagai iklan atau alat promosi bagi perusahaan tersebut.

2.    Leher Surat

Leher surat berisi hal-hal berikut:
  1. Tanggal Surat
  2. Nomor Surat
  3. Lampiran
  4. Hal/perihal
  5. Sifat surat
  6. Alamat tujuan

Setiap bagian surat diatas selayaknya tertulis pada surat yang akan dibuat pegawai administrasi. Namun terkadang pada beberapa surat seperti surat pribadi terkadang tidak mencantumkan sifat surat secara tertulis di dalam surat tersebut.

a)      Tanggal Surat
Penulisan tanggal untuk surat yang telah memakai kepala surat, tidak perlu diawali dengan nama kota. Sebab, nama kota telah tercantum pada kepala surat yang berupa alamat instansi.. Jadi, cukup dituliskan dengan tanggal bulan dan tahun. Penulisan tanggal, bulan, dan tahun surat harus lengkap, atau tidak boleh disingkat. Contoh: penulisan 28 Feb 16 tidak benar, seharusnya 28 Februari  2016. Tanggal mempunyai banyak manfaat. Yakni untuk mempermudah pencatatan surat dalam buku agenda, mengetahui kapan surat itu harus dibalas, dan memudahkan mengingat kembali surat yang diarsipkan.
Tanggal surat berfungsi menunjukkan tanggal berapa, hari apa dan bulan apa surat tersebut ditandatangani. Fungsi tanggal surat adalah sebagai berikut:
  • mempermudah penetapan waktu membalas surat
  • mempermudah pengingat bagi penerima surat
  • sebagai referensi bagi tugas administrasi

b)     Nomor Surat
Cara membuat nomor surat sangat bervariasi. Penomorannya dapat disesuaikan dengan pengkodean yang diatur oleh intern masing-masing organisasi atau perusahaan. Secara umum, nomor surat terdiri dari :
1.      nomor urut,
2.      kode intern,
3.      bulan (ditulis dengan angka Romawi atau angka Arab)
4.      tahun pembuatan surat.
Contoh Nomor : 123/PTI/II/2016.
Penempatan nomor surat disesuaikan degan bentuk dan sistem penulisannya, yaitu:
a) Diletakkan disebelah kiri atas kertas untuk surat berperihal
b) Diletakkan dibawah judul untuk surat berjudul
Manfaat nomor surat meliputi :
  1. Memudahkan penyimpanan  dan penemuan kembali surat sebagai arsip
  2. Mengetahui jumlah surat yang telah dibuat atau dikirim dalam jangka waktu tertentu
  3. Memudahkan pengklasifikasian surat berdasarkan isinya
  4. Penunjukan secara akurat sumber dalam hubungan surat menyurat.
  5. Mempermudah proses pencatatan surat ke dalam buku agenda.
Fungsi nomor surat adalah sebagai berikut
  • referensi atau petunjuk bagi petugas kearsipan
  • petunjuk unit atau departemen asal surat
  • mengetahui jumlah surat keluar pada priode tertentu
  • memudahakan pengaturan dan pencarian bila diperlukan kembali

c)      Lampiran
Bagian lampiran merupakan bagian penjelas yang menginformasikan bahwa ada sejumlah berkas atau dokumen yang disertakan dalam surat tersebut. Jika tidak terdapat berkas atau dokumen yang dilampirkan, maka bagian lampiran bisa ditiadakan. Contoh lampiran dapat berupa : brosur, daftar harga, faktur, fotokopi bukti pembayaran dan lain-lain. Surat yang memiliki lampiran memiliki dua kegunaan yaitu untuk menyampaikan maksud tertentu dan sebagai pengantar untuk lampirannya. Lampiran berfungsi sebagai petunjuk mengenai dokumen yang menyertai surat.
Penulisan notasi lampiran harus disesuaikan dengan bentuk surat yang dipakai. Ada dua cara penulisan lampiran, yakni :
a)      lampiran surat model resmi, notasi lampiran ditempatkan di sebelah kiri atas, di bawah nomor surat dan hanya menyebutkan jumlahnya.
Contoh :
Lampiran            : 3 lembar
Lamp                  : Tiga lembar
b)      lampiran surat model blok, lampiran ditempatkan di sebelah kiri bawah kertas. Jumlah lampiran diperinci jenisnya satu persatu. Contoh :
Lampiran            : 2 lembar faktur
Lampiran            :
(1)             2 lembar formulir
(2)             3 lembar kuitansi
(3)             1 lembar booklet

d)     Perihal Surat
Perihal berfungsi untuk memberi petunjuk kepada pembaca tentang masalah pokok surat. Perihal surat sama fungsinya dengan judul pada karangan lain. Penulisan perihal pada surat dinas, ditulis di bawah notasi lampiran, sedangkan dalam surat niaga, perihal ditulis di bawah alamat surat.
Contoh :
Hal      : Penawaran alat tulis kantor
Perihal : Undangan rapat tahunan
            Adapun ketentuan dalam penulisan perihal atau hal yaitu :
1)      Bila perihal ditulis denganhuruf biasa (gabungan huruf kapital dan huruf kecil/undercase), huruf awal setiap kata depan atau kata penghubung harus ditulis dengan huruf kecil
2)      Sebaiknya perihal surat tidak ditulis seluruhnya dengan huruff kapital karena huruf kapital hanya dipakai untuk menuliskan judul surat.
3)      Pada akhir perihal tidak diberi tanda titik
4)      Bila perihal lebih dari sati baris, jarak pengetikan antara baris adalah satu spasi.
5)      Pemakaian garis bawah sketang inisudah tidak lazim.
Perihal berfungsi sebagai:
  • simpulan isi surat
  • memudahkan penerima mengetahui pokok permasalahan
  • petunjuk bagi petugas administrasi, filling dan kearsipan.

e)      Alamat yang Dituju
Alamat tujuan ada dua macam :
1)            Alamat luar yaitu alamat yang ditulis pada sampul surat
2)            Alamat luar yaitu alamat yang ditulis pada kertas surat
Contoh 1)
Yth. Direktur Astri Budi Luhur
Jalan Cileduk Raya, Petukangan Utara
Jakarta Selatan




Hal-hal penting yang harus diperhatikan dalam penulisan alamat tujuan adalah:
a. Kata kepada tidak wajib dipakai, karena mengandung unsur kemubaziran
b. Ungkapan ”Yang terhormat” atau singkatannya ”Yth.” dipakai untuk :

1) Menghormati orang atau pihak yang dikirim surat. Misalnya atasan, teman, kolega atau relasi kerja.
2) Menghormati pihak yang dituju dalam kedudukannya sebagai pejabat suatu lembaga, organisasi atau perusahaan. Ungkapan ”Yang terhormat” atau ”Yth.” tidak perlu dipakai apabila alamat yang dituju tidak menyebutkan nama atau jabatan seseorang.
c. Sebutan ”Bapak”, ”Ibu”, atau ”Sdr.” hanya dipergunakan apabila diikuti nama orang. Kata-kata sebutan tersebut tidak perlu digunakan apabila pihak yang dituju adalah lembaga atau jabatan tertentu.








Contoh 2)
Yth. Ibu H. Siti Aisyiah, S.H.
Wakil Ketua Pimpinan Pusat Aisyiah
Jalan Menteng Raya No. 62
Jakarta Pusat

Contoh 3)
PT Global Sarana Komputindo
Jalan Pemuda No. 55
Medan 15320
Sumatera Utara

 
 

d. Pada akhir setiap baris, termasuk baris terakhir tidak diperlukan tanda titik, kecuali apabila digunakan singkatan.
e. Tanda-tanda baca, seperti garis bawah, huruf kapital yang mencolok, yang tidak bermanfaat sebaiknya tidak digunakan.
f. Kode pos sangat dianjurkan untuk ditulis karena akan membantu petugas pos dalam mengirimkan surat tersebut (terutama bila dikirimkan melalui Perum Pos dan Giro).
Fungsi alamat surat adalah sebagai berikut:
  • petunjuk bagi penerima surat
  • petunjuk bagi petugas administrasi

3.    Badan Surat

Badan surat memiliki bagian penting dalam surat yang utuh, dimana badan surat merupakan inti dari suatu surat yang dikirim kepada instansi lain. Badan surat memiliki bagian sebagai berikut:
  1. Salam Pembuka
  2. Kalimat Pembuka
  3. Isi Surat
  4. Kalimat Penutup

a)      Salam Pembuka
Salam pembuka merupakan salam penghormatan dan pertanda pembicaraan pada isi surat akan segera dimulai. Salam pembuka ditulis dengan huruf kapital di awal dan diakhiri oleh tanda koma. Salam pembuka hanya dipakai dalam surat berperihal. Gunannya agar surat tidak terasa kaku. Secara teoritis pemakaian salam pembuka sifatnya tidak wajib. Surat berita tanpa salam pembuka sama sekali tidak salah. Dalam kenyataannya bahwa surat pribadi selalu memakai salam pembuka, sedangkan surat niaga, dan surat dinas pemerintah jarang memakai salam pembuka.
 Kata-kata yang sering digunakan pada salam pembuka umumnya adalah:
Assalamualaikum Wr. Wb.,
Dengan hormat,
Salam bahagia,

b)     kalimat pembuka
Jika kita menulis surat, maka jangan langsung berbicara mengenai pokok suratnya akan tetapi didahului dengan kalimat pembukaan. Contoh kalimat pembuka antara lain:
a.    Dengan ini kami beritahukan bahwa .............
b.    Kami beritahukan bahwa ...............................
c.    Berkenaan dengan surat Saudara tanggal ...... Nomor .......

c)      Isi Surat
Isi surat adalah uraian mengenai maksut surat itu ditulis. Atau dengan kata lain, isi surat merupakan masalah utama yang hendak dikemukakan. Sebaiknya dalam menulis isi surat harus dengan jelas, runtut, dan tidak bertele-tele.

d)     kalimat penutup
kalimat penutup digunakan untuk menyampaikan rasa terima kasih kepada penerima surat.
Contoh:
a.       Atas perhatian Bapak, kami ucapkan terima kasih.
b.      Atas bantuan Bapak, kami ucapkan terima kasih.

4.    Kaki Surat

Kaki surat merupakan bagian akhir dari sturuktur surat, kaki surat berisi hal berikut dibawah ini:
  1. Salam Penutup
  2. Nama Jabatan Penanda tangan
  3. Tanda Tangan
  4. Nama Lengkap Penanda tangan
  5. Tembusan
  6. Stempel Organisasi
  7. Inisial pembuat surat
a)      Salam Penutup
Salam penutup berfungsi sebagai tanda selesainya pembicaraan dan surat sudah siap untuk ditandatangani. Selain itu salam pentutp juga berfungsi sebagai penghormatan.
Salam penutup tidak begitu penting. Tetapi dalam surat niaga atau surat pribadi sering  digunakan seperti:
a.       Hormat kami,
b.      Wa’alaikum salam.

b)     Jabatan Penanda tangan
Nama jabatan perlu dicantumkan untuk mengetahui siapa pejabat yang bertanggung jawab terhadap surat tersebut.
Contoh:
a)            Direktur,
b)            Kepala
Jika dalam surat niaga Jabatan penanda tangan ditempatkan di bawah tanda tagan, di dalam surat pemerintah justru kebalikannya nama jabatan dicantumkan lebih dahulu, kemudian tanda tangan barulah diikuti oleh nama penandatangan di bawahnya.
c)      Tanda Tangan dan Nama Lengkap Penanda tangan
Dalam korespondensi Indonesia, penanda tangan surat adalah orang yang namanya tercantum dalam surat itu. Pencantuman nama seseorang dan hak untuk menandatanganinya tentu didasarkan atas kewenangannya dan jabatannya. Apabila penanda tangan surat itu diwakilkan kepada orang lain, maka harus disebutkan sebagai atas nama dan nama penanda tangan ditulis jelas di bawahnya. Tidak boleh nama yang tercantum lain dengan penandatangannya.
d)     Tembusan
Tembusan adalah surat yang dibuat dengan tindasan kabon ditujukan kepada pihak-pihak yang ada hubungannya dengan isi surat terutama yang menyangkut urusan pembiayaan sebagai akibat dikeluarkannya surat tersebut.
Misalnya :
Tembusan :
1)      Pimpinan BNI 46 Cabang UPI
2)      Rektor UPI

e)      Inisial
Inisial berfungsi untuk mengetahui siapa pengetik surat tersebut. Inisial lazim dicantumkan pada surat niaga sedangkan pada surat dinas pemerintah biasanya hanya dicantumkan paraf dari orang yang mengonsep atau membuat surat saja. Apabila pembuat surat tidak mengetik sendiri suratnya, maka perlu mencantumkan singkatan pengetiknya. Contoh: FMI/PP atau fmi/pp.







CONTOH SURAT


Adm perkantoran : TTS (Teka-Teki Silang)


Mendatar:
  1. Surat-surat atau benda-benda yang berharga termasuk rekaman yang dapat dijadikan sebagai alat bukti untuk mendukung suatu keterangan disebut….
  2. Lembaran kertas yang memuat bahan komunikasi/informasi yang disampaikan oleh satu pihak kepada pihak lain disebut….
  3. Dokumen tambahan yang disertakan ke dalam surat disebut….
  4. Bagian surat yang berfungsi untuk memberi petunjuk mengenai isi pokok surat, sekaligus sebagai judul dari sebuah surat adalah….
  5. System penyimpanan dokumen yang dikelompokkan berdasarkan nama orang atau perusahaan adalah pengertian dari……..filling sistem
  6. Dokumen yang berupa arsip atau surat disebut dokumen……
Menurun:
1.     Candi dan tugu termasuk dalam jenis dokumen……
2.     Bagian surat yang berisi nama pihak lain yang berkaitan dengan isi surat adalah….
3.     Dokumen atau surat disebut juga……
4.     Daftar yang memuat keterangan atau informasi tentang si pelamar adalah curriculum….
5.     Sehelai kertas yang apabila dilipat maka akan membentuk sampul surat disebut….
6.     Bagian surat yang berupa singkatan dari nama pengonsep dan pengetik surat adalah….

Mau tahu jawabannya? klik disini

ARTIKEL MEMBUAT SIM dan MENGURUS KTP

Perhatikan Proses Pembuatan Surat Izin Mengemudi :
Untuk pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) baru, silakan ikuti alur prosedur yang telah ditetapkan di bawah ini:
1.      Mempersiapkan fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP)
Ini syarat paling mudah, datang ke tempat fotocopy, lalu fotocopy KTP Anda menjadi beberapa lembar untuk dijadikan dokumen.
  1. Membuat Surat Keterangan Sehat Jasmani dan Rohani
Surat keterangan sehat jasmani dan rohani ini dikeluarkan oleh dokter dan dapat dibuat di klinik kepolisian atau di pusat pelayanan kesehatan lainnya.
  1. Ambil Formulir
Ambil atau beli permohonan pembuatan SIM sesuai dengan tarif yang telah ditentukan untuk pembuatan SIM baru.
  1. Bayar Asuransi
Membayar premi asuransi sebesar Rp30.000, asuransi ini sifatnya tidak wajib.
  1.  Mengisi Formulir
Isi formulir permohonan dengan lengkap dan benar untuk kemudian diserahkan ke petugas di loket yang telah disediakan. Tunggu hingga nama Anda dipanggil.
  1. Ikuti Ujian
Setelah nama Anda dipanggil, Anda akan diminta mengikuti ujian yang terdiri atas dua tahap, yaitu:
  • Ujian Tertulis
Jika lulus, dilanjutkan dengan ujian praktik. Sementara jika tidak lulus, Anda akan diberi kesempatan untuk mengulang ujian tertulis ini setelah tenggang 7 hari, 14 hari, dan 30 hari. Jika Anda mengulang kemudian kembali tidak lulus, tidak mengulang, tidak datang kembali, atau tidak ada keterangan, uang pembayaran biaya SIM akan dikembalikan.
  • Ujian Praktik
Jika lulus, maka SIM akan diproduksi atau dicetak. Jika tidak lulus, Anda akan diberi kesempatan untuk mengulang ujian praktik setelah tenggang waktu 7 hari, 14 hari, dan 30 hari. Sama seperti untuk ujian tertulis, jika Anda mengulang ujian praktik kemudian tidak lulus, tidak mengulang, tidak datang kembali, atau tidak ada keterangan, uang yang telah dibayarkan akan dikembalikan.
  1. Tanda Tangan, Pengambilan Sidik Jari, dan Foto
Jika Anda berhasil lulus di kedua ujian di atas, Anda akan diminta untuk menunggu panggilan ke loket untuk melengkapi data tandatangan, sidik jari, dan difoto, semuanya secara elektronik atau digital.

  1. Ambil SIM
Tahap terakhir adalah menunggu hingga nama Anda dipanggil untuk mengambil SIM yang sudah jadi di loket pengambilan SIM.


Perhatikan Prosedur Membuat Kartu Tanda Penduduk:
1)      Anda sebagai pemohon datang langsung (tanpa diwakilkan) ke kecamatan dengan membawa persyaratan tersebut.
2)      Setelah itu, ambil nomor antrian yang telah disediakan oleh petugas dan tunggu sampai nomor antrian anda dipanggil.
3)       Setelah nomor antrian anda dipanggil, anda menuju loket yang telah disediakan oleh petugas.
4)      Kemudian, petugas akan melakukan verifikasi data penduduk dan data base anda. Jika terjadi kesahalan nama dan tanggal lahir pada KTP sebelumnya anda dapat membenarkan kepada petugas pada tahap ini.
5)       Setelah itu, anda akan diminta untuk memasuki ruang poto dan akan dilakukan pemotretan pas poto secara langsung.
6)      Setelah itu anda akan diminta untuk membubuhkan tanda-tangan pada signature scanner atau alat perekam tanda tangan.
7)       Setelah tanda tangan anda direkam, petugas akan merekam seluruh sidik jari tangan anda pada alat perekam sidik jari. Perekaman sidik jari dimulai dari seluruh jari tangan kanan ke seluruh jari tangan kiri anda.
8)      Setelah itu, petugas akan men-scan retina mata anda.
9)       Setelah semua proses perekaman identitas diri anda selesai, petugas akan membubuhi tanda tangan dan stempel pada surat panggilan anda sebagai bukti bahwa anda telah melakukan pembuatan KTP. Sebagai antisipasi bagi oknum yang ingin membuat KTP ganda.
10)   Setelah itu, anda akan dipersilahkan pulang.
Proses pembuatan KTP akan memakan waktu kurang lebih 2-3 bulan (bergantung kecamatan masing-masing). KTP yang sudah jadi akan diantarkan oleh ketua RT anda ke rumah anda. Namun, jika lebih dari 5 bulan KTP anda belum juga sampai di rumah anda, sebaiknya anda mengecek langsung ke kecamatan anda untuk mengantisipasi adanya kesalahan proses administrasi.
Untuk melakukan perpanjangan KTP atau pembaruan KTP yang rusak anda hanya perlu membawa surat pengantar dari RT/RW, fotokopi KK (kartu keluarga) dan KTP yang telah habis masa berlakunya (untuk perpanjangan) dan KTP yang rusak (untuk pembaruan) ke kecamatan. Kemudian anda serahkan berkas-berkas tersebut kepada petugas dan anda tidak perlu melakukan perekaman sidik jari dan tanda tangan ulang, karena data base anda sudah tersimpan di kecamatan. Jadi anda dapat langsung pulang ke rumah dan menunggu KTP baru anda diantarkan oleh petugas RT anda.

Monday, 2 October 2017

BIOLOGI : KELAINAN DAN PENYAKIT PADA SISTEM REPRODUKSI

Berbagai kelainan dapat terjadi pada sistem reproduksi. Dampaknya juga bermacam-macam. Ada yang berdampak pada kemampuan manusia untuk bereproduksi sehingga sulit untuk mendapatkan keturunan atau bahkan kemandulan. Bahkan ada juga yang dapat mengancam kehidupan manusia itu sendiri. 


A. Penyakit pada Sistem Reproduksi Pria dan Wanita


1. AIDS

Salah satu penyakit yang sangat terkenal, AIDS (Acquired Immuno Deficiency Syndrome) adalah penyakit yang menyerang kekebalan tubuh. Pada penderita AIDS, limfosit (penghasil antibodi) dihancurkan oleh HIV (Human Immunideficiency Virus). Penderita mudah terinfeksi oleh berbagai jenis penyakit yang dapat menimbulkan kematian.


Pada awalnya, penderita tidak menampakkan gejala sakit. Fase ini bisa berlangsung lama, tergantung kekebalan tubuh penderita. Pada tahap berikutnya muncul gejala flu berulang seperti lesu, demam, berkeringat di malam hari, dan otot sakit. Kemudian akan timbul bercak-bercak di kulit, terjadi pembengkakan kelenjar getah bening, mengalami diare terus menerus, serta flu yang tidak sembuh-sembuh. Tahap terakhir atau fase AIDS akan terdiagnosa setelah kekebalan tubuh sudah sangat berkurang. Pada tahap ini biasanya penderita mudah terserang penyakit TBC, pneumonia, herpes, gangguan saraf, dan sebagainya.

Penyakit AIDS banyak tertular melalui hubungan seks bebas. Virus HIV dapat menyerang pemakai narkoba serta tato yang menggunakan jarum suntik dan semprotan yang telah terkontaminasi oleh virus HIV. Penularan HIV juga bisa melalui transfusi darah. Ibu hamil yang mengidap AIDS dapat menularkan virus HIV pada janinnya.

2. Herpes

Herpes diakibatkan oleh virus Herpes simplex. Gejalanya adalah pembengkakan kelenjar di lipatan paha, demam, nyeri, dan munculnya bintil kemerahan di alat kelamin yang terasa perih dan panas. Herpes juga sangat membahayakan jantung dan otak.

3. Sifilis

Sifilis sering disebut raja singa. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Troponema pallidum. Penularan sifilis dapat terjadi melalui hubungan seksual, transfusi darah, dan kehamilan. Gejalanya adalah munculnya luka di sekitar labia kemaluan atau leher rahim pada wanita, sedangkan pada laki-laki muncul luka berdarah di sekeliling penis. Gejala selanjutnya muncul luka di permukaan kulit di seluruh tubuh, namun tidak menyebabkan gatal, sariawan di mulut, sakit tenggorokan, demam ringan, dan pembengkakan kelenjar limfa pada lipatan tangan, leher, dan paha. Pada infeksi tingkat lanjut, muncul gejala berupa kerusakan tulang dan sendi, aorta, sel otak, dan dapat menyebabkan kelumpuhan.
Penularan dapat terjadi melalui hubungan seksual, transfusi darah, dan ibu hamil yang menderita sifilis kepada janinnya

4. Gonorea

Gonorea disebabkan oleh infeksi bakteri Neisseiria gonokokus. Pada laki-laki, gejalanya adalah terasa sakit saat buang air dan keluar nanah dari uretra. Pada penderita wanita, muncul gejala keluar lendir berwarna hijau dari alat kelamin, nyeri di perut bagian bawah, nyeri pada kelamin, keputihan, dan rasa perih menyengat saat buang air kecil. Infeksi yang menyebar hingga ke testis (pada laki-laki) dan oviduk (pada wanita) dapat menyebabkan kemandulan. Infeksi yang menyebar ke persendian menyebabkan radang sendi.
Gonorea dapat menular melalui hubungan seksual.

5. Klamidiasis

Klamidiasis diakibatkan oleh bakteri Chlamidia trachomatis. Gejala-gejala yang dialami penderita hampir sama dengan gonorea.

B. Penyakit pada Sistem Reproduksi Pria


1. Kanker Testis

Kanker testis umumnya terdiagnosa karena kehadiran substansi fetoprotein dan beta human chorionic gonadotropin yang diproduksi sel-sel kanker.

2. Epididimitis

Epididimitis merupakan penyakit peradangan pada epididimis. Biasanya disebabkan oleh infeksi penyakit menular seksual sehingga penderita merasa nyeri dan pembengkakan pada salah satu testis.

3. Hernia Skrotalis

Hernia skrotalis adalah hernia inguinalis lateralis yang mencapai skrotum. Hernia skrotalis ditandai dengan sebagian usus terdorong menembus dinding abdominal dan masuk ke skrotum.

C. Penyakit pada Sistem Reproduksi Wanita

1. Kanker Ovarium

Kanker ovarium adalah kelainan berupa ovarium memiliki perkembangan sel-sel abnormal. Kanker ovarium diawali oleh tumor malignan ovarium yang kemudian berkembang menjadi kanker. 

2. Kanker Serviks


Kanker serviks adalah kanker yang disebabkan oleh Human Papilloma Virus (HPV). Penyakit ini merupakan jenis kanker yang menempati peringkat teratas sebagai penyebab kematian wanita dunia.

3. Endometriosis

Endometriosis adalah kelainan dimana jaringan endometrium wanita berada di luar wilayah rahim yakni di sekitar ovarium, oviduk, ataupun di jalur luar rahim wanita.

BIOLOGI : PROSES REPRODUKSI PADA MANUSIA


Setelah mengenal organ-organ reproduksi yang dimiliki oleh pria dan wanita, selanjutnya kita akan membahas tentang bagaimana proses reproduksi pada manusia terjadi. Kalian pasti pernah melihat seorang ibu sedang hamil. Perutnya membesar dan setelah sembilan bulan lahirlah seorang bayi. Nah sebenarnya darimana asal bayi itu? Mengapa di dalam perut ibu bisa ada kehidupan baru?
Kehamilan diawali dengan pembuahan ovum oleh sperma. Namun sebelum membahas kehamilan dan darimana asal bayi, kita awali dulu dengan mempelajari bagaimana ovum dan sperma itu sendiri dihasilkan.


Pembentukan sel-sel kelamin (gamet) disebut dengan gametogenesis. Proses pembentukan sperma (gamet jantan) disebut spermatogenesis dan proses pembentukan ovum (gamet betina) disebut oogenesis.
Pria mulai memproduksi sperma saat pubertas. Wanita juga baru siap untuk hamil ditandai dengan terjadinya menstruasi saat pubertas.

A. Spermatogenesis

Spermatogenis terjadi di tubulus seminiferus di dalam testis. Dalam tubulus seminiferus terdapat sel sperma, yang disebut spermatogonium. Spermatogonium kemudian membelah secara mitosis. Spermatogonium ini kemudian membesar membentuk spermatosit primer. Spermatosit primer selanjutnya membelah secara meiosis I dan menghasilkan dua spermatosit sekunder. Kemudian setiap spermatosit sekunder akan membelah lagi secara meiosis II untuk menghasilkan dua spermatid. Sel-sel spermatid akan berdiferensiasi menjadi spermatozoa atau sperma.

        Sperma bersama hasil sekresi kelenjar kelamin akan membentuk suatu komponen yang disebut semen (air mani). Semen inilah yang dikeluarkan melalui uretra yang terdapat di dalam penis.

B. Oogenesis
Oogenesis terjadi di ovarium. Peristiwa ini diawali dengan pembelahan mitosis lapisan luar ovarium untuk membentuk oogonium. Setiap oogonium dilapisi oleh sel folikel. Struktur ini disebut folikel primer. Oogonium berkembang menjadi oosit primer, kemudian membelah secara meiosis I menghasilkan satu oosit sekunder dan badan kutub primer. Oosit sekunder kemudian membelah secara meiosis II, namun berhenti pada tahap metafase II. Untuk membuat oosit sekunder menjadi ootid perlu dirangsang oleh keberadaan sperma. Jika tidak ada sperma maka oosit ini tidak ada yang membuahi, sehingga akan ikut luruh bersama dinding rahim saat menstruasi. Ketika terjadi pembuahan, oosit sekunder melanjutkan pembelahan meiosis II nya menjadi ootid dan badan kutub sekunder. Ootid ini kemudian berkembang menjadi ovum.

C. Fertilisasi
Fertilisasi adalah pembuahan sel telur oleh sperma. Dari berjuta-juta sperma yang masuk ke vagina saat kopulasi, satu sel telur hanya bisa dibuahi oleh satu sperma. Fertilisasi terjadi di dalam organ reproduksi wanita yaitu di tuba fallopi (oviduk). Jika proses pembuahan berhasil maka akan terbentuk zigot. Zigot kemudian bergerak menuju rahim.

D. Kehamilan

Bersamaan dengan terjadinya pematangan ovum, sel-sel dinding rahim tumbuh menebal dan banyak pembuluh darah sehingga pada saat zigot datang dan menempel di dinding rahim, tidak akan terjadi gangguan. Zigot kemudian membelah menjadi dua sel, empat sel, delapan sel, dan seterusnya sehingga terbentuk embrio atau janin. Setelah implantasi embrio terjadilah kehamilan. 

        Ketika embrio menempel (implantasi) ke rahim, akan terbentuk plasenta dan tiga sistem membran yaitu sebagai berikut.
1. Amnion merupakan selaput yang membatasi ruangan dimana terdapat embrio. Dinding amnion menghasilkan cairan amnion (air ketuban). Cairan ini berguna untuk menjaga agar embrio tetap basah dan melindungi embrio dari goncangan dan benturan.
2. Korion merupakan selaput yang terdapat di sebelah luar amnion. Korion dan alantois membentuk jonjot pembuluh darah yang berhubungan dengan peredaran darah induknya melalui plasenta. 
3. Alantois merupakan membran yang menghubungkan embrio dengan ibu. Membran inilah yang kemudian akan membentuk tali pusar. Alantois berfungsi untuk respirasi, saluran makanan, dan ekskresi.
Hormon yang dikeluarkan oleh plasenta selama masa kehamilan adalah HCG (Human Chorionic Gonadotropic) yang berfungsi untuk mempertahankan produksi progesteron yang penting pada kehamilan.

E. Perkembangan Embrio

1. Usia 4 minggu, sudah tampak pertumbuhan mata dan telinga.

2. Usia 8 minggu, sudah terbentuk janin yang mirip dengan bayi. Mulai tampak tangan, jari tangan, hidung, dan kaki.
3. Usia 10 minggu, panjang janin lebih kurang 6 cm dan sudah terlihat seperti bayi. Ukuran kepalanya lebih besar dari pada ukuran badan.
4. Usia 16 minggu, panjang janin telah mencapai 40 cm dan memilliki organ yang sudah lengkap.
5. Usia 40 minggu, janin sudah siap untuk dilahirkan.
Proses spermatogenesis adalah sebagai berikut.

Jadi, satu spermatogonium menghasilkan empat sperma.
Proses oogenesis adalah sebagai berikut.

Jadi, satu oogonium menghasilkan satu ovum.
Urutan perkembangan zigot yang terus membelah diri untuk menjadi embrio adalah sebagai berikut.
1. Zigot: hasil peleburan sel kelamin jantan dengan betina.
2. Morula: kumpulan sel berbentuk bola yang merupakan hasil pembelahan sel secara terus menerus dari zigot.
3. Blastula: kumpulan sel berbentuk bola yang berongga. Rongga ini disebut blastocoel dan semula berisi cadangan makanan.
4. Gastrula: kumpulan sel yang terdiri dari tiga lapisan (ektoderm, mesoderm, dan endoderm). Ketiga lapisan ini terbentuk dari hasil migrasi (pengutuban) sel-sel blastula.

BIOLOGI : ORGAN REPRODUKSI WANITA

Setelah memahami tentang organ reproduksi pria, selanjutnya kita akan mempelajari pasangannya, yaitu organ reproduksi pada wanita. Seperti pada organ reproduksi pria, organ reproduksi wanita juga dibagi menjadi dua, yaitu alat kelamin luar (lubang vagina, labia mayora, labia minora, mons pubis, dan klitoris) dan alat kelamin dalam (ovarium, tuba falopii/oviduk, dan uterus/rahim)

 
A. Alat Kelamin Luar
1. Vagina berfungsi sebagai alat kopulasi, yaitu sebagai saluran masuknya sperma menuju ke rahim dan juga berfungsi sebagai saluran untuk melahirkan.
2. Celah (vulva), terbentuk oleh dua bibir besar (labium mayora) pada bagian luar dan dua bibir kecil (labium minora) pada bagian dalam.
- Labia mayora merupakan lipatan kulit yang berfungsi melindungi vagina.
- Labia minora merupakan lipatan kulit di antara labia mayora.
3. Mons pubis terletak pada bagian atas dan terluar vulva. Mons pubis tersusun atas jaringan lemak. Saat masa pubertas, bagian ini banyak ditumbuhi oleh rambut.
4. Klitoris terletak pada pertemuan antara ke dua labia minora dan dasar mons pubis. Ukurannya sangat kecil sebesar kacang polong, penuh dengan sel saraf sensorik, dan pembuluh darah.

B. Alat Kelamin Dalam
1. Ovarium berjumlah sepasang dan terdapat di rongga perut. Ovarium menghasilkan ovum/sel telur serta hormon estrogen dan hormon progesteron. Jaringan yang membuat sel telur disebut folikel. Ovarium baru berhasil memproduksi sel telur jika wanita telah dewasa. Sel telur ini tidak dapat bergerak aktif karena tidak memiliki alat gerak. Proses pembentukan ovum di ovarium bersiklus selama 30 hari sekali (bisa kurang bisa lebih, bisa berbeda pada tiap wanita) dan disebut oogenesis. Sel telur yang sudah matang akan dikeluarkan dari ovarium (ovulasi).
2. Oviduk/tuba fallopi adalah saluran yang menghubungkan ovarium dan uterus/ rahim. Bagian pangkal oviduk---yang berada dekat dengan ovarium---berbentuk corong, disebut infundibulum. Infundibulum dilengkapi dengan jumbai-jumbai (fimbria) yang berfungsi untuk menangkap sel telur yang telah masak dan lepas dari ovarium.
Jika ada sperma yang masuk, pembuahan terjadi di dalam oviduk sebelum hasil pembuahan menuju ke rahim.
3. Rahim/ uterus berfungsi sebagai tempat tumbuh dan berkembang embrio dari hasil pembuahan menjadi janin. Uterus berupa rongga berotot yang mampu mengembang mengikuti perkembangan embrio. Dinding rahim memiliki banyak pembuluh darah sehingga dindingnya menebal untuk memfasilitasi embrio. 

C. Menstruasi
Peristiwa pelepasan sel telur dari ovarium disebut ovulasi. Setelah ovulasi, sel telur ditangkap oleh infundibulum dan segera menuju ke oviduk. Jika terjadi pembuahan maka akan terjadi kehamilan. Namun saat sel telur tidak dibuahi, sel telur tersebut akan mati dan dinding rahim yang seharusnya menjadi tempat melekat embrio akan meluruh dan terjadilah pendarahan. Hal ini disebut menstruasi. Darah menstruasi dikeluarkan melaui vagina.

D. Hormon-Hormon yang Bekerja pada Organ Reproduksi Wanita
Hormon-hormon yang bekerja pada organ reproduksi wanita yaitu sebagai berikut.
1. FSH (Follicle Stimulating Hormone): berfungsi untuk merangsang pematangan folikel di ovarium.
2. LH (Luteinizing Hormone): merangsang korpus luteum untuk menghasilkan hormon progesteron dan merangsang ovulasi.
3. Estrogen: memelihara organ reproduksi wanita dan membentuk karakter seksual sekunder wanita saat pubertas, seperti pembesaran payudara dan panggul.
4. Progesteron: berperan dalam menstruasi dan kehamilan.
Peristiwa keluarnya sel telur dari ovarium disebut ovulasi.
• Oogenesis: proses pembentukan sel telur
• Menstruasi: peristiwa luruhnya dinding rahim ketika tidak terjadi pembuahan
• Fertilisasi: pembuahan sel telur oleh sperma